Struktur Anatomi Reproduksi Wanita Organ Kelamin Luar Dan Dalam

Manusia memiliki sistem reproduksi yang hanya terjadi pada proses seksual , sistem reproduksi dibagi menjadi dua kategori yaitu sistem reproduksi pada wanita dan juga pria . Kedua sistem reproduksi tersebut berbeda . Penting untuk wanita untuk lebih menjaga alat reproduksinya dari beberapa hal seperti kuman , hormon dan lainnya . Alat reproduksi akan berpengaruh terhadap kerja reproduksi pada manusia . Reproduksi disebut juga berkembang biak . Oleh karena itu , penting untuk wanita dan pria mulai memahami bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan terbuka dalam hal tersebut .

Manusia wajib untuk memahami segala yang berkaitan dengan reproduksi seperti bagian atau alat reproduksi bahkan kesehatannya . Ada beberapa struktur anatomi reproduksi wanita yang sangat penting untuk di ketahui . 3 hal utama yang harus dipahami oleh manusia terutama wanita yaitu organ kelamin bagian luar , organ kelamin bagian dalam dan anatomi dari sistem reproduksi wanita .

Organ Kelamin Luar Pada Wanita

Organ kelamin luar pada perempuan atau sering dikenal dengan vulva , bagian ini dibatasi oleh labium mayor dan labium minor . Labium mayor tersusun atas kelenjar penghasil minyak dan kelenjar keringat . Setelah seorang wanita berada masa pubertas maka akan di tandai dengan ciri ciri khusus . Salah satu ciri ciri pubertas perempuan adalah labium mayor akan mulai di tumbuhi dengan rambut-rambut .

Pada organ kelamin perempuan bagian luar ini terdapat saluran kecil yang ada di introitus . Jika seorang wanita mendapatkan rangsangan maka akan keluar cairan pada bagian tersebut yang diproduksi oleh kelenjar bartolin . Selain itu , pada organ kelamin luar juga terdapat uretra dan klitoris . Uretra berfungsi sebagai tempat untuk keluarnya air kemih , sedangkan klitoris adalah sebuah benjolan kecil yang cukup peka terhadap rangsangan .

Organ kelamin luar juga terdiri atas selaput yang ada pada labium minor dan vagina . Pada bagian vagina dikelilingi oleh himen atau selaput darah . Himen ini sangat rentan akan sobek bisa juga tidak , salah satu penyebabnya adalah saat melakukan hubungan suami istri ( seksual ) .

Organ Kelamin Dalam Wanita

Organ kelamin wanita juga dibagi menjadi organ bagian dalam . Pada organ kelamin bagian dalam , akan langsung ditemukan dinding vagina yang terdapat pada bagian depan . Panjang vagina sekitar 7 cm sampai dengan 10 cm . Selain itu , leher rahim yang berlokasi dibagian puncak vagina juga adalah bagian dari organ kelamin dalam . Sebelum masa pubertas dan sesudah merasakan monopouse , lapisan lendir yang ada di vagina akan menjadi lebih licin .

Baca Juga : Cara Menggugurkan Kandungan

Pada bagian dalam kelamin ini juga , terdapat rahim . Anda mungkin sudah sangat sering mendengar rahim pada wanita , lalu bagaimana sebenarnya anatomi rahim itu sendiri ? Rahim adalah organ penting yang mirip dengan buah pir dan terletak diatas puncak vagina pada wanita dan dibelakang kandung kemih serta rectum . Ada 6 buah legament yang mengingat rahim dengan organ-organ tersebut . Rahim di bagi menjadi dua yaitu korpus dan serviks . Korpus memiliki ukuran yang panjang dibandingkan serviks . Korpus ini dilengkapi dengan jaringan otot sehingga bisa sangat mudah untuk melebar dan mengkerut ketika proses persalinan . Serviks adalah bagian uterus yang bawah dan berfungsi untuk membuka ke bagian vagina . Serviks memiliki saluran yang dapat memasukkan sperma dan tempat darah menstruasi dihasilkan . Pada bagian organ kelamin dalam ini akan terjadi proses fertilasi dan pembuahan serta perkembangan dan pertumbuhan janin .

Anatomi Sistem Reproduksi Pada Wanita Dan Seksual Ekstragonadal

Fungsi dari sistem reproduksi wanita dapat dikendalikan bahkan di pengaruhi oleh hormone-hormone tertentu . Selain itu juga , peran dari organ ektragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus tertentu seperti pigmen dan sebagainya . Anatomi sistem reproduksi pada wanita dibagi menjadi dua genitalia eksternal dan genitalia internal . Seperti yang sudah di jelaskan diatas pada genitalia eksternal terdiri atas vulva , labia mayor , mons pubis , labia minor , klitoris , vestibulum , introitus , vagina , dan perineum .

Terpenting yang harus anda ketahui adalah bentuk serta karakteristik setiap vagina sangat berbeda pada wanita . Anatomi kelamin wanita juga penting untuk dipahami seperti memiliki tabung vagina dengan ukuran yang besar dan tabung oval atau kecil , warna coklat atau merah muda . Belum tentu hal tersebut menandakan bahwa keadaan tersebut tidak normal . Dengan memahami semua bagian atau alat kelamin wanita dan fungsinya akan membantu anda dalam bagaimana cara untuk bisa menjaga kesehatannya . Hal tersebut akan sangat berdampak pada kesehatan tubuh anda juga .

Baca Juga : Siklus Menstruasi

Bagian genitalia internal terdiri dari uterus , serviks , uteri , tuba falopi , mesosalping dan ovarium . Dalam sistem anatomi sistem reproduksi akan dipengaruhi oleh organ seksual ekstragonadal . Organ tersebut terdiri dari dua hal yaitu payudara , kulit dan hormone-hormone lain . Organ-organ tersebut sangat sensitif terhadap rangsangan sehingga dikenal dengan sexually responsive organ . Oleh karena itu organ-organ seksual tersebut saling bekerja sama untuk tujuan dari seksual reproduksi pada manusia .

Updated: Juni 29, 2020 — 7:31 am