Yuk Ketahui 4 Fase Siklus Menstruasi Yang Ada Pada Wanita

Salah satu tanda bahwa seseorang telah mengalami pubertas ( untuk wanita ) adalah dalam mengalami menstruasi . Menstruasi sendiri merupakan suatu proses luluhnya dinding Rahim yang sebenarnya dipersiapkan untuk penempelan janin yang terbentuk akibat adanya pembuahan . Nah , jika tidak , maka sel telur akan luluh bersamaan dengan dinding Rahim sehingga terjadi proses menstruasi .

Pada awalnya , siklus menstruasi dimulai dengan bertahap . Ada seseorang yang memang sekali mengalami tanda menstruasi dan sudah mendapatkan siklus menstruasi normal , namun juga ada yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur alias bisa jadi di bulan depan tidak mengalami namun di bulan selanjutnya mengalami lagi . Hal ini nampaknya merupakan hal yang wajar . Sebab , kondisi hormone setiap orangnya berbeda-beda sehingga anda yang masih tidak teratur janganlah berkecil hati . Siklus menstruasi anda tentunya akan segera teratur secara bertahap .

Nah , pada kesempatan kali ini , Saya ingin sedikit membahas mengenai siklus menstruasi tersebut . Siklus menstruasi sendiri setidaknya memiliki 4 fase siklus menstruasi yang akan terus berulang setiap sebulan sekali . Untuk itu , simak informasi lebih lanjut pada artikel ini ya !

  • 1 Fase Menstruasi

Fase pertama dari siklus menstruasi adalah menstruasi itu sendiri . Pada fase menstruasi dinding Rahim yang sudah dipersiapkan dan di bangun atas kumpulan pembuluh darah ini akan meluruh atau peluruhan ini , seperti yang sudah sedikit disinggung diatas akan luruh bersamaan dengan sel telur wanita yang tidak berhasil melakukan pembuahan dengan sel sperma .

Baca Juga : Cara Menggugurkan Kandungan Dan Mempercepat Haid

Seseorang biasanya mengalami fase menstruasi ini sekitar 4 – 6 hari ( normalnya ) . Namun , adapula yang hanya 3 hari atau bahkan ada juga yang lebih dari seminggu . Sekali lagi , semua ini bergantung pada kondisi hormonal anda , dimana setiap orang tentunya memiliki perbedaan kondisi hormon .

Kemudian , biasanya saat anda mengalami fase menstruasi anda merasakan bagian pinggul anda dan bagian bawah perut yang terasa nyeri . Hal ini biasanya efek dari peluruhan dinding Rahim anda . Bahkan , ada beberapa kasus yang membuat seseorang pingsan karena sakit menahan nyeri tersebut . Namun , jangan khawatir karena saat ini anda sudah bisa menemukan banyak obat pereda nyeri saat menstruasi .

Fase ini terjadi setiap 28 sekali , bisa jadi maju atau mungkin bisa jadi mundur . Hal ini di sesuaikan dengan kondisi tubuh dan psikis Anda juga . Salah satu hal yang membuat siklus menstruasi anda tidak teratur adalah kondisi stress , kelelahan dan lain sebagainya .

  • 2 Fase Folikular

Selanjutnya , fase kedua atau fase setelah menstruasi adalah fase folikular . Fase ini biasanya terjadi dimulai saat seseorang mengalami menstruasi hari pertama sampai sekitar memasuki fase ketiga atau fase ovulasi / fase ini merupakan fase dimana ovarium mulai untuk memproduksi folikel-folikel yang isinya adalah sel ovum atau sel telur .

Baca Juga : Ciri Ciri Pubertas Pada Perempuan

Nah , untuk pertumbuhan folikel dari ovarium sendiri inilah yang kemudian akan di iringi dengan penebalan dinding Rahim seperti sebelumnya secara bertahap . Dimana dimulai sekitar hari ke 10 sampai hari ke 28 dimulai dari hari pertama seseorang mengalami menstruasi .

Nah , karena fase folkular ini berhubungan dengan penebalan dinding Rahim , akhirnya fase inilah yang dapat menentukan seberapa lama siklus seseorang mengalami menstruasi . Seperti yang sudah sedikit di singgung diatas , bahwa biasanya adalah 28 hari . Namun , tidak menutup kemungkinan ada sebagian orang yang kurang atau bahkan lebih dari itu .

  • 3 Fase Ovulasi

Selanjutnya , fase ketiga dalam siklus menstruasi adalah fase ovulasi ( siklus menstruasi masa subur ) . Fase inilah yang merupakan fase proses pelepasan ovum yang dibuat di fase sebelumnya ( fase folikular ) dan kemudian sengaja dipertemukan sel sperma ( jika ada ) agar terjadi pembuahan .

Nah , setelah dilepas , ovum ini hanya tahan sekitar 24 jam saja . Maka dari itu . Jika anda ingin merencanakan kehamilan , ada baiknya untuk melakukan hubungan di saat anda sedang mengalami fase ini . Sebab , potensi kehamilan akan lebih besar jika di bandingkan dengan fase lainnya . Namun , jika tidak , sel ovum akan mati dan kemudian akan keluar nantinya bersamaan dinding Rahim yang semakin menebal saat fase menstruasi .

  • 4 Fase Luteal

Nah , terakhir adalah fase luteal . Fase ini merupakan fase dimana sel telur atau sel ovum mengalami proses corpus luteum , dimana subtansi tersebut mengalami peningkatan hormone progresteron . Hormon inilah yang memicu gejala pra menstruasi seperti mudah marah , payudara membesar , muncul jerawat , badan lemes , dan lain sebagainya yang sering dikenal dengan PMS atau pra menstruasi syndrome .

Nah , itu dia beberapa informasi mengenai 4 fase siklus menstruasi . Jangan lupa untuk tetap menjaga nutrisi anda karena itu juga termasuk cara melancarkan menstruasi . Dengan begitu , anda dapat meminimalisir rasa sakit yang mungkin yang mungkin anda rasakan saat anda sedang mengalami menstruasi .

Updated: Juli 18, 2020 — 8:23 am